Bahasa Indonesia

Text Size A+ | a-

PET/CT Scan - Informasi

Pusat PET/CT AsiaMedic memiliki PET/CT Discovery ST General Electric, sebuah mesin PET/CT scanner dengan sistem terpadu dan lengkap sehingga hasil pemeriksaan kanker dan jantung dapat diperoleh secara optimal. Sistem ini memadukan teknologi PET (Positron Emission Tomography) dan CT (Computed Tomography) untuk menghasilkan gambar dalam 2 dan 3 dimensi. Sistem Discovery ST memudahkan dokter dalam memberikan diagnosa lebih akurat bagi penderita kanker karena lebih sensitif, cepat serta mempunyai resolusi tinggi.

SEKILAS MENGENAI PET/CT SCAN

PET/CT Scan dapat membantu dalam memberikan informasi berikut:

  • Lokasi utama dari sel kanker;
  • Penyebaran sel kanker;
  • Ukuran dari sel kanker/tumor;
  • Pilihan terapi yang optimal;
  • Mengetahui efektifitas dari terapi pengobatan yang sedang dijalani pasien;
  • Mendeteksi tumor yang timbul kembali, mulai dari lokasi dan seberapa jauh penyebarannya dalam tubuh.

Fungsi dari PET/ CT Scan

Diagnosa dan Mengetahui Stadium Kanker

PET Scan sangat  sensitif dalam mendeteksi sel kanker dan penyebarannya, serta memberikan informasi stadium dari kanker tersebut. Pemeriksaan PET dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker paru-paru, kanker otak dan leher, kanker usus besar, kanker kulit, kanker payudara, lymphoma dan jenis kanker lainnya. Scanning dapat dilakukan untuk seluruh tubuh guna mengetahui lokasi utama dari sel kanker serta lokasi penyebaran dari sel tersebut.

Membedakan antara Tumor Jinak dan Ganas

Pemeriksaan PET mampu menunjukkan lokasi sel kanker dengan akurat dan mengidentifikasi pertumbuhan sel jinak atau ganas serta membedakan antara jaringan sel kanker dan jaringan sehat.

Monitor Hasil Pengobatan

PET mampu mendeteksi respon kemoterapi lebih baik dari CT Scan atau MRI. Hasil tersebut amat membantu dokter dalam menentukan langkah pengobatan lebih lanjut (seperti radiasi atau pembedahan). Juga memudahkan dokter untuk menentukan efektifitas dari suatu pengobatan dan mengganti jenis pengobatan jika perlu.

Deteksi Dini Pertumbuhan Ulang Sel Kanker

PET merupakan metode pemeriksaan yang paling sensitif dalam mendeteksi pertumbuhan ulang sel kanker dan penyebarannya. Deteksi dini dari pertumbuhan tersebut amat membantu dalam memutuskan pencegahan dan pengobatan lebih dini.

Membedakan antara Pertumbuhan Ulang dan Perubahan Struktural setelah Pengobatan

Karena PET mendeteksi perubahan secara metabolis ketimbang struktural, pemeriksaan ini lebih akurat daripada CT dan MRI dan dapat membedakan antara pertumbuhan ulang sel kanker dengan perubahan struktural sebagai akibat dari terapi pengobatan. Hal ini memungkinkan dokter memberikan diagnosa pengobatan lanjutan jika perlu.

Evaluasi Kelainan pada Otak

PET juga dapat digunakan untuk mendiagnosa kelainan metabolisme pada otak dan mampu mendiagnosa penyakit Alzheimer serta penyebab lain dari demensia.

Keuntungan Menggunakan PET/CT Scan:

  • Memiliki sensitifitas klinis yang tinggi sehingga dapat mendeteksi sel kanker secara dini
  • Memberikan hasil dan gambar resolusi tinggi
  • Teknologi ini memberikan informasi secara menyeluruh, pasien serta keluarga dapat menjalani pengobatan yang disarankan oleh dokter dengan tenang
  • Pemeriksaan PET/CT sangat bermanfaat baik bagi pasien yang diduga menderita kanker maupun pasien yang tengah menjalani pengobatan.

Siapa saja yang memerlukan pemeriksaan PET/CT Scan?

  • Pasien yang memiliki faktor risiko kanker yang tinggi
  • Pasien penderita kanker
  • Pasien yang pernah menderita kanker

Prosedur Pemeriksaan PET/ CT Scan

TAHAP PERSIAPAN:  Pasien diminta untuk mengganti pakaian dengan gaun pasien yang sudah disediakan dan akan dilakukan pemerikssan berat badan dan level gula darah

TAHAP PENYERAPAN: Pasien akan diberikan suntikan radiotracer (FDG) dan dipersilahkan berbaring selama 1 - 1.5 jam agar cairan FDG menyerap dalam tubuh. Kemudian pasien akan dipindahkan ke ruang pemeriksaan.

TAHAP SCANNING: Dalam tahap ini, pasien akan dibaringkan di atas meja otomatis. Scanning akan berlangsung selama 30  60 menit, tergantung dari area tubuh yang diperiksa. Oleh karena itu sebaiknya pasien mempersiapkan waktu sekitar 2-3 jam di klinik untuk menyelesaikan prosedur ini.